Tampilkan postingan dengan label Sunnah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sunnah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Februari 2016

IPNU-IPPNU Kencong Fokus Kaderisasi dan Pengembangan Kualitas

Jember, Santriwati CantikKaderisasi dan pengembangan kualitas kader merupakan program prioritas bagi Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Kencong di masa-masa mendatang. Sebab, dua hal ini dinilai sangat mendesak bagi penetrasi organisasi sayap kepemudaan NU tersebut.

Demikian salah satu butir penting yang dihasilkan dalam Rapat Kerja Pengurus Cabang IPNU-IPPNU Kencong di aula SMK Daarul Muqamah, Gumukmas, Jember, Jawa Timur, yang berakhir Ahad (18/9).

IPNU-IPPNU Kencong Fokus Kaderisasi dan Pengembangan Kualitas (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Kencong Fokus Kaderisasi dan Pengembangan Kualitas (Sumber Gambar : Nu Online)


IPNU-IPPNU Kencong Fokus Kaderisasi dan Pengembangan Kualitas

Menurut Ketua PC IPNU Kencong Muhammad Mansur, rekrutmen kader ke depan akan menyasar semua lembaga pendidikan dan pesantren. Kami akan rekrut kader sebanyak-banyaknya. Kalau bisa semua pelajar akan kami IPNU-kan, ujarnya kepada Santriwati Cantik melalui sambungan telepon seluler.

Santriwati Cantik

Mahasiswa semester akhir Jurusan Matematika FKIP Univeritas Islam Jember tersebut menambahkan, pondok pesantern akan menjadi perhatian khusus dalam rekruitmen kader. Dikatakannya, wilayah Cabang Kencong, sebenanya cukup banyak berdiri pesantren, sehingga santri-santrinya perlu diakomodasi dalam wadah IPNU-IPPNU. Target kami, di semua sekolah dan pesantren itu berdiri komisariat IPNU, ungkapnya.

Sedangkan mengenai pengembangan kualitas kader, lanjut Mansur, pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan, bahkan meningkatkan kualitas kader, baik menyangkut kepemimpinan, keterampilan dan lain-lain. Ketika kader memiliki keterampilan yang cukup, maka secara pasti akan meningkatkan performa organisasi. Dengan demikian, maka manfaat organisasi, dalam hal ini IPNU-IPPNU akan semakin dirasakan oleh masyarakat, ujarnya.

Santriwati Cantik

Rapat kerja itu sendiri berlangsung dua hari, diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari 5 PAC IPNU-IPPNU se-Cabang Kencong. (Aryudi A Razaq/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/71333/ipnu-ippnu-kencong-fokus-kaderisasi-dan-pengembangan-kualitas

Rabu, 04 Februari 2015

Kiai Said: Kita Benar dalam Beragama dan Bernegara

Jepara, Santriwati Cantik. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj saat hadir dalam Silaturrahim PBNU di Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang Desa Gemiring Lor Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara, Rabu (17/9), menyatakan NU sudah benar dalam beragama dan bernegara.

Nahnu minas shabil haq. Alhaqqud dini was siyasi. Kita adalah pembawa kebenaran dalam beragama dan bernegara, kata Kiai Said kepada ribuan santri dan jamaah Rebonan pesantren itu.

Kiai Said: Kita Benar dalam Beragama dan Bernegara (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Said: Kita Benar dalam Beragama dan Bernegara (Sumber Gambar : Nu Online)


Kiai Said: Kita Benar dalam Beragama dan Bernegara

Menurutnya, NU telah mengikuti ulama. Ulama terangnya merupakan terusan dari Nabi dan jamaatus shahabah. Organisasi yang didirikan KH Hasyim Asyari ini berpedoman pada al-Quran dan Hadits. Di samping itu juga berpedoman pada ijma dan qiyas.

Santriwati Cantik

Bagi lelaki berusia 61 tahun itu, penggunaan ijma dan qiyas adalah niscaya. Ia menyontohkan sebuah qiyas burhani tentang hamr. Al-Quran hanya mengharamkan hamr, arak. Apakah hukum narkoba dan semacamnya halal? tanyanya.

Sesuai dengan kaidah qiyas burhani semua barang yang memabukkan dihukumi haram. Kiai Said juga menyontohkan qiyas Aulawi. Kalau saja membentak orang tua tidak diperbolehkan apalagi memukulnya, misalnya.

Santriwati Cantik

Selain benar dalam agama, al-haqqud dini, NU tambahnya juga benar dalam al-haqqus siyasi, kebenaran berbangsa dan bernegara. NU menyatakan Pancasila tidak boleh diubah karena sudah final. NKRI harga mati. Karenanya, NU menolak keras kelompok yang hendak menjadikan Indonesia sebagai negara Islam. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/54551/kiai-said-kita-benar-dalam-beragama-dan-bernegara

Santriwati Cantik

Rabu, 29 Mei 2013

Peringati Hari Pluralisme, Jaringan Gusdurian: Bubarkan Ormas Intoleran!

Santriwati Cantik - Pemuda yang tergabung dalam Jaringan Gusdurian Kota Semarang bersama pegiat keberagaman kota Semarang berkumpul di pelataran makam Bergota pada Kamis, (17/11/2016). Mereka berziarah ke makam Mbah Sholeh Darat sebagai bagian agenda pembuka Pekan Hari Toleransi Internasional yang telah ditetapkan PBB sejak 16 November 1995.

Mbah Sholeh Darat merupakan tokoh ulama kharismatik Semarang dan guru dari dua tokoh bangsa, KH Hasyim Asy'ari dan KH Ahmad Dahlan. Rombongan yang terdiri dari Gusdurian, PMII Kota Semarang, KPS, Pelita, PPMI DK Semarang dan Permahi melanjutkan ziarah ke taman makam pahlawan Giri Tunggal makam MGR Soegijapranata. Ikut serta Romo Aloys Budi Purnomo, Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang.

Peringatan Hari Toleransi ini menjadi ironi karena dibarengi dengan beberapa tragedi intoleran di beberapa daerah, yang paling menyayat hati adalah wafatnya Intan yang menjadi korban ledakan Bom di Samarinda.

Peringati Hari Pluralisme, Jaringan Gusdurian: Bubarkan Ormas Intoleran! - Santriwati Cantik
Peringati Hari Pluralisme, Jaringan Gusdurian: Bubarkan Ormas Intoleran! - Santriwati Cantik


Peringati Hari Pluralisme, Jaringan Gusdurian: Bubarkan Ormas Intoleran!

"Adanya agenda ini untuk memelihara toleransi di Indonesia yang kian mendapat tantangan. Semoga Bhinneka Tunggal Ika tetap terjaga," ujar Subhan, koordinator Jaringan Gusdurian Semarang setelah doa dan tabur bunga.

“Semoga benih-benih perdamaian dan kerukunan melalui perjumpaan seperti ini terus mewarnai dan menandai kesejukan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika," tambah romo Budi.

Santriwati Cantik

Setelah ziarah, pekan peringatan hari toleransi internasional akan dilanjutkan dengan diskusi dan nonton film tentang keberagaman, aksi damai dan deklarasi di hari Jumat-Sabtu(18-19/11). Subhan koordinator aksi berharap Hari Toleransi Internasional yang ditetapkan PBB sejak 16 November hendaknya jadi titik balik merefleksikan warga Indonesia terhadap keberagaman.

Santriwati Cantik

“Pemerintah harus melindungi, menghormati, memenuhi hak asasi manusia sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” jelasnya.

Dalam informasi yang diperoleh, jaringan masyarakat Semarang untuk Keberagaman menolak tindakan intoleransi dan diskriminasi atas nama agama, suku, ras, warna kulit, jenis kelamin, pandangan politik, orientasi seksual.

"Negara harus mampu berperan aktif dalam menjaga keberagaman. Lalu bubarkan ormas intoleran dan tutup website dan akun media sosial intoleran agar bisa melindungi kelompok minoritas,” ungkap alumni Universitas Diponegoro ini. [Santriwati Cantik/ fahmi/zulfa]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/11/peringati-hari-pluralisme-jaringan-gusdurian-bubarkan-ormas-intoleran.html

Jumat, 24 Mei 2013

Sufi : Tampilan Suci Dalamnya Najis

Santriwati Cantik - Sufisme Suatu ketika seorang Sufi Abu Yazid al-Basthami berpapasan dengan seekor anjing, maka ia pun menarik ujung qamis yang dipakainya karena takut bersentuhan dengan anjing.

Sufi : Tampilan Suci Dalamnya Najis - Santriwati Cantik
Sufi : Tampilan Suci Dalamnya Najis - Santriwati Cantik


Sufi : Tampilan Suci Dalamnya Najis

Atas kuasa dan kehendak Allah Swt, anjing itu berkata kepada Abu Yazid: "Wahai tuan guru...ketika pakaianmu dikotori olehku, maka pakaianmu masih bisa disucikan lagi dengan tujuh kali basuhan. Tetapi jika engkau sendiri yang mengotorinya, maka ia tidak akan bisa suci sekalipun engkau membasuhnya dengan tujuh puluh lautan."

Abu Yazid berkata kepada anjing itu: "Engkau, tubuhmu najis tapi hatimu suci. Sedangkan aku, tubuhku suci tapi hatiku najis. Nampaknya kita harus bersama dulu untuk beberapa waktu, sampai akhirnya kita bisa menemukan apa yang bisa membersihkan diri kita masing masing"

Anjing itu berkata: "Engkau tidaklah pantas menyertaiku dan menemaniku, karena orang orang tidak menyukaiku. Kemanapun aku pergi, aku pasti ditolak dan dimusuhi orang orang. Sedangkan engkau itu dicintai orang orang. Kemanapun engkau pergi, pasti dipuja dan diterima orang. Orang orang ketika menjumpaiku, mereka akan menyapaku dengan lemparan batu. Sedangkan engkau ketika orang orang menjumpaimu, maka mereka akan menyapamu: "Assalaamu 'alaika yaa sulthoonal-'aarifiin.........Salam untukmu wahai rajanya orang orang yang mengenali Allah." Engkau...engkau memiliki sedangan gandum, sementara aku tidak memiliki sepotong tulang pun untuk besok."

Abu Yazid berkata: "Jika untuk menemani dan menyertai seekor anjing saja aku tidak layak, maka bagaimana aku bisa menyertai jiwa jiwa yang disucikan, bagaimana aku kuat menghadap ke Hazhrah Tuhanku yang Maha Agung." Santriwati Cantik

Kisah lain: Jalaluddin Rumi Pun Digebuki Ketika Habib Baharun Diajak Memancing

NB: Semoga kita tidak pernah merasa orang lain lebih rendah dan hina dari diri kita.

Hakikatnya manusia itu sama, diciptakan dari tanah, hidup diatas tanah, dan akan kembali kedalam tanah.

Baik dan mulianya manusia tergantung Iman dan Taqwanya, sedang Iman dan Taqwa itu semata mata taufiq dan hidayah pertolonganNya, tanpa pertolonganNya...manusia tidak akan punya itu. Jadi apa yang layak kita banggakan...hingga merasa diri ini lebih suci dari orang lain. padahal sejatinya Iman dan Taqwa itu juga bukan milik kita, cuma sekedar titipan yang harus dirawat dan dijaga.

Jangan pernah membenci orang lain karena keburukannya, karena pada hakikatnya...ia ada didunia ini atas kehendak dan kuasaNya.

Ia tidak pernah menciptakan sebuah kesia-siaan, segala sesuatu dari ciptaanNya pasti mengandung hikmah dan makna yang tersirat.

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/02/tampilan-suci-dalamnya-najis.html

Kamis, 17 November 2011

Awal November, Peringatan Pengukuhan Wayang sebagai Pusaka Dunia Dimulai

Jakarta, Santriwati Cantik. Yayasan Pesantren Kaliopak, Yogyakarta, akan menggelar peringatan 11 tahun pengukuhan wayang sebagai Adikarya Pusaka Kemanusiaan Dunia oleh Lembaga Kebudayaan PBB (UNESCO). Kegiatan digelar selama sebulan, 1 November 6 Desember 2014, dipusatkan di Kompleks Pesantren Kaliopak, Piyungan, Yogyakarta.

Rangkaian acara peringatan dilaksanakan oleh Komunitas Rumah Budaya Nusantara Pesantren Kaliopak Piyungan Yogyakarta, atas bantuan dana dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan dukungan-dukungan lain dari berbagai lembaga, individu dan komunitas budaya yang peduli.

Awal November, Peringatan Pengukuhan Wayang sebagai Pusaka Dunia Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)
Awal November, Peringatan Pengukuhan Wayang sebagai Pusaka Dunia Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)


Awal November, Peringatan Pengukuhan Wayang sebagai Pusaka Dunia Dimulai

Awal November, Sabtu-Ahad (1-2/11) kegiatan dimulai dengan acara peluncuran di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, bersamaan dengan pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU.

Selanjutnya, peringatan Pengukuhan Wayang sebagai Pusaka Dunia akan dipusatkan di Pesantren Kaliopak Yogyakarta, dimulai dengan Diskusi Pendahuluan Epos Mahabharata, Lakon-Lakon Wayang Jawa dan Cultural Studies pada 10 November bersama Ki Herman Sinung Janutama (Spiritualis Jawa di Yogyakarta), Dr. St. Sunardi (Dosen IRB, Univ Sanata Dharma Yogyakarta), dan Dr. Holland C. Taylor (Spiritualis dan Ahli Sastra Jerman dari Harvard University USA).

Santriwati Cantik

Kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional Wayang dan Krisis Manusia Nusantara, Prof. Dr. Sri Heddy Ahimsa Putra (UGM), Dr. Sindhunata SJ. (Majalah Basis), M. Jadul Maula (Pesantren Kaliopak) pada 17 November. Rais Aam PBNU KH Musthofa Bisri dijadwalkan menyampaikan pidato iftitah dalam seminar ini.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan hingga 6 Desember berturut-turut mulain Belajar Bersama Pesantren, Wayang, dan Jatidiri Bangsa, Pameran Bentuk-bentuk dan Komik Wayang, Lomba Mewarnai dan Dongeng Wayang, Wayang Edukatif, Pentas Seni Tradisi dan Modern, dan Pagelaran Wayang Kulit.

Santriwati Cantik

Pagelaran Wayang Kulit diselenggarakan pada 6 Desember sebagai puncak acara, sekaligus penutup kegiatan pameran dan rangkaian event publik lainnya, akan digelar wayang kulit semalam suntuk, dengan lakon Ilange Pusaka Jamus Kalimasadha, dalang Ki Gondo Suharno. (A. Khoirul Anam)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/55372/awal-november-peringatan-pengukuhan-wayang-sebagai-pusaka-dunia-dimulai

Santriwati Cantik

Senin, 26 September 2011

Kereta Api Cepat Makkah-Madinah Beroperasi 2014

Jakarta, Santriwati Cantik. Organisasi Kereta Api Saudi mengumumkan proyek kereta api cepat, sepanjang 450 km yang menghubungkan Mekkah, Madinah dan Jeddah akan beroperasi pada awal 2014.

Proyek ini juga akan menghubungkan wilayah utara dan selatan Saudi, menghubungkan daerah-daerah padat penduduk dengan kawasan industri dan pusat perekonomian.

Kereta Api Cepat Makkah-Madinah Beroperasi 2014 (Sumber Gambar : Nu Online)
Kereta Api Cepat Makkah-Madinah Beroperasi 2014 (Sumber Gambar : Nu Online)


Kereta Api Cepat Makkah-Madinah Beroperasi 2014

Menteri Perhubungan Saudi dan Direktur Organisasi Kereta Api, mengabarkan kepada Saudi Press Agency bahwa stasiun tambahan diharapkan dapat dibangun di Abyar Ali di Madinah, setelah konstruksi pembangunan konstruksi lima stasiun baru.

Stasiun tersebut diatas akan dibangun di kota Jeddah, Bandara King Abdul Aziz di Jeddah, dan kawasan ekonomi King Abdullah, serta di Makkah dan Madinah.

Santriwati Cantik

Konstruksi stasiun utama di Makkah diperkirakan menghabiskan dana SAR3.2 milyar atau sekitar ($853.6 juta).

Santriwati Cantik

Pada Oktober tahun lalu, organisasi kereta api tersebut memberikan kontrak pada konsorsium AlShoula untuk melaksanakan proyek tahap kedua, yang meliputi konstruksi jalur kereta api, jaringan elektrik, pusat kontrol operasi, instalasi sinyal dan sistem telekomunikasi serta penyediaan kereta api cepat Talgo dan 350 rangkaian kereta

Konsorsium tersebut, yang terdiri dari dua perusahaan Saudi Arabia dan 12 perusahaan Spanyol, meliputi operator kereta api Spanyol Renfe, Obrascon Huarte Lain, Talgo, Adif dan delapan lainnya akan mengoperasikan dan memelihara sistem selama 12 tahun

Pada Januari tahun ini, Saudi Arabia telah menyetujui perjanjian dengan konsorsium Spanyol senilai $8.22 milyar untuk tahap dua proyek kereta api cepat ini.

Kontrak senilai $1.8 milyar untuk tahap pertama dimenangkan oleh aliansi Al Rajhi pada 2009, yang merupakan konsorsium dari perusahaan China dan Saudi yang masing-masing adalah China Railway Engineering dan Alstom Transport.

Tahap pertama dari proyek ini adalah pekerjaan sipil yang meliputi pembangunan jembatan, viaduk, dinding pembatas, terowongan, dan tanggul.

Jalur Makkah-Madinah akan menjadi bagian dari jalur utama, yang menghubungkan Jeddah dan Riyadh serta Dammam. Jalur ini diharapkan mampu mengangkut 150.000 penumpang setiap harinya. (Raillynews.com/mukafi niam)

Foto: constructionweekonline.com

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/47039/kereta-api-cepat-makkah-madinah-beroperasi-2014

Santriwati Cantik

Kamis, 10 Maret 2011

Bahaya Video Makar: Jika Ahok Tidak Ditangkap, Indonesia Jadi Negara Perang

Santriwati Cantik - Siapa bilang tidak ada ancaman makar pada aksi demo 4 November 2016 silam. Hanya orang-orang yang menginginkan khilafah di bumi Nusantara ini yang menganggap biasa saja atas dampak demonstrasi Anti Ahok atas nama "Bela Islam II" itu.

Bahaya Video Makar: Jika Ahok Tidak Ditangkap, Indonesia Jadi Negara Perang - Santriwati Cantik
Bahaya Video Makar: Jika Ahok Tidak Ditangkap, Indonesia Jadi Negara Perang - Santriwati Cantik


Bahaya Video Makar: Jika Ahok Tidak Ditangkap, Indonesia Jadi Negara Perang

Buktinya, banyak yang mencita-citakan negara ini berganti sistem sesuai keinginan kelompok Islam radikal, yakni Khilafah yang sebetulnya hanya ilusi dan mimpi di siang bolong saja. Santriwati Cantik mendapatkan bocoran perbincangan kelompok paling nyar'i itu dari screen shoot obrolan grup WhatsApp "Aksi 4 November Pontianak".

Salah seorang anggota grup menyebut, "tidak cukup Ahok dihukum, melainkan juga diikuti dengan menghapus seluruh aturan main yang menyebabkan maksiyat bisa berkembang biak, yaitu sekulerisme dan demokrasi," begitu tulisnya.

Seakan-akan, sistem yang mereka inginkan akan menjamin manusia seutuhnya bebas maksiat sehingga setan libur dari rutinitas mengganggu manusia. Ini ngelantur atau bobok nyanyak yah? Silakan cek sendiri, ini bukti percakapan meraka yang mendukung demo politis 4 November 2016 lalu.

Di waktu lain, pasca demo, ada yang lebih membahayakan dari sekedar keinginan makar menuntut pembubaran sistem secara kaffah di Indonesia. Yang terdeteksi oleh Santriwati Cantik adalah beredarnya video seorang laki-laki berjenggot yang puluhan kali menuding-nuding kamera seakan ngajak gelut (duel) kepada tiap penonton videonya, Sabtu (5/11/2016) pettang.

Ia bukan atlet tinju, tapi berani mengajak perang kepada siapapun yang tidak mengindahkan pertaannya. Dalam video berdurasi 2.29 menit itu, laki-laki berwajah garang tersebut seakan mewakili umat Islam Indonesia, yang, akan menjadikan negara Indonesia sebagai darul harb (negara perang) jika pada Senin (7/11/2016) Ahok tidak ditetapkan sebagai tersangka. Emangnya ini negara nenek loe, seenaknya main atur?

Demo politis anti Ahok 4 November kemarin itu dianggap laki-laki dalam video sebagai keberhasilan umat Islam Indonesia melaksanakan perjuangan menegakkan kemuliaan Al-Quran. "Perjuangan kita untuk tangkap penista Al-Qur'an, berhasil. Takbir! Allahu akbar! (sambil nunjuk-nunjuk entah ke siapa). Perjuangan kita ditolong oleh Allah. Takbir! (Allahu akbar)," teriak pria yang tidak disebutkan identitasnya itu.

Ia menyebut bahwa Ketua MPR siap mengawal untuk menetapkan Ahok tersangka dan menangkap Ahok. Setelah itu, ia melanjutkan teriakan dengan ancaman begini: "apabila pemerintah berkhianat, tidak menepati perjanjian, maka umat Islam Indonesia, di bawah pimpinan ulama-ulama, di bawah pimpinan habaib-habaib, akan menjadikan Indonesia darul harb, negeri perang". Naudzubillahi min dzalik!

Negara ini akan di bawa ke mana jika warganya ambisius ingin berperang begini? Apa mau benar-benar menjadikan Indonesia laiknya Timur Tengah? Lha wong ulama' ulama' di sana saja menginginkan kadamaian seperti di Indonesia kok makhluk jenggotan itu mau perang.

"Apabila 7 November 2016 pemerintah menghianati kesepakatnnya para ulama, seluruh ulama Indonesia akan angkat senjata, berperang memerangi orang-orang kafir," katanya dibarengi minta ke beberapa orang di belakangnya agar diberi balasan teriak takbir 3 kali.

Dia mau perang melawan kafir yang mana? Yang memiliki televisi, partai, atau setiap yang lewat di depan batang hidungnya? Mau hantam semua pemeluk non Islam kah? Ini musuh tidak jelas, tapi sudah minta takbir. Ya Allah gusti, nyuwung tuluuung!

Nyata sudah, aksi demo 4 November 2016 bukan lagi murni membela Al-Quran, tapi membela kepentingan kelompok Islam ekstrimis yang hanya mau memaksa orang lain ikut tafsir syariah sesuai keinginan. Habitus psikologisnya selalu ingin ada konflik yang itu ia namakan sebagai jihad.

Orang-orang macam di video tersebut isinya adalah dendam, perang dan jihad (tapi tidak terukur secara syariat). Bersengketa sudah menjadi ritual dalam jiwa. Jika manusia diciptakan dari tanah, barangkali, mereka ini diciptakan dari tanah sengkata, tanah rebutan. Ini humor kritis buat mereka.

Kini, akhirnya kita tahu, alpanya NU dari keterlibatan aksi demo 4 November 2016 kemarin ada maksud dan tujuan yang agung, yakni menjaga ukhuwwah dan persatuan bangsa. Santriwati Cantik mengamini jika kali ini, NU adalah pemain tunggal (single fighter) yang istiqomah menjaga NKRI.

Baca juga: Kapolri Sebut Ada Agenda Khilafah dalam Demo 4 November

NU memilih diam karena suatu alasan ijtihadiyah untuk kepentingan bangsa yang lebih besar. Para ulama NU mengetahui secara jernih kalau demo yang berbiaya 100 miliar lebih itu adalah momentum konsolidasi kalangan Islam radikal untuk rapat panggung yang lebih besar, yang selama ini selalu di lawan oleh NU dan kelompok Aswaja moderat.

Tidak seperti kader HMI bernama Deni Iskandar yang menyebut NU tidak punya jenis kelamin hanya karena tidak ikut demonstrasi. Bahkan menghina ulama NU. Wal iyadzu billah. [Santriwati Cantik]

======================

Ini transkip orasi laki-laki yang ingin menjadikan Indonesia negara perang:

Idza ja'anashrullah wal fath, wa ra'aitan nas yadkhuluna fi dinillahi afwaja, fasabbih bihamdikan wastaghfirh.

Alhamdulillah, umat Islam Indonesia telah melaksanakan perjuangan menegakkan kemuliaan Al-Quran, membela Kitabullah, membela Islam, membela ulama'.

Sunguh hari ini, Sabtu 5 November 2016 telah ada keputusan dari alim-ulama, dari habaib-habaib, dari masyayikh masyayikh Indonesia:

Pertama, keputusannya, Senin tanggal 7 November 2016, Ahok ditetapkan tersangka. Takbir! (Allahu akbar!). Ahok langsung ditangkap. Takbir! (Allahu akbar!).

Perjuangan kita untuk tangkap penista Al-Qur'an, berhasil. Allahu akbar!(sambil nunjuk-nunjuk entah ke siapa). Perjuangan kita ditolong oleh Allah (Allahu akbar).Ketua MPR siap mengawal untuk menetapkan Ahok tersangka dan menangkap Ahok.

Kemudian yang kedua, apabila pemerintah berkhianat, tidak menepati perjanjian, maka umat Islam Indonesia, di bawah pimpinan ulama-ulama, di bawah pimpinan habaib-habaib akan menjadikan Indonesia darul harb, negeri perang. Allahu akbar!

Siap perang? Siap! (Takbir!)

Siap bela Islam? Siap! (Takbir!)

Siap bela Quran? Siap! (Takbir!)

Dan jika minggu setelah ini, apabila 7 November 2016 pemerintah menghianati kesepakatnnya para ulama, seluruh ulama Indonesia akan angkat senjata, berperang memerangi orang-orang kafir. (Minta Takbir 3 kali!)

Itu keputusannnya. Billahit taufiq wal hidayah.

(Minta Takbir 3 kali!).

======================== 

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/11/bahaya-video-makar-jika-ahok-tidak-ditangkap-indonesia-jadi-negara-perang.html

Sabtu, 24 Oktober 2009

Riyanto Banser NU Gugur Memeluk Bom Saat Mengamankan Jamaat Gereja

Santriwati Cantik - Kisah pengorbanan Riyanto, anggota Barisan Anshor Serbaguna (Banser) dari Mojokerto saat ditugaskan GP Anshor membantu polisi mengamankan perayaan Natal pada 24 Desember 2000 silam, hingga kini masih tetap dikenang dari berbagai kalangan masyarakat.

Dalam rangka mengenang jasa-jasanya, nama Riyanto telah dibuat sebagai nama jalan di Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Bahkan Pemerintah Kota Mojokerto juga telah membangun gapura megah di Jalan Riyanto.

Riyanto Banser NU Gugur Memeluk Bom Saat Mengamankan Jamaat Gereja - Santriwati Cantik
Riyanto Banser NU Gugur Memeluk Bom Saat Mengamankan Jamaat Gereja - Santriwati Cantik


Riyanto Banser NU Gugur Memeluk Bom Saat Mengamankan Jamaat Gereja

Kisah inspiratif yang dilakukan oleh Riyanto terjadi saat bom meledak di Gereja Eben Haezer, Mojokerto pada malam Natal. Banyak orban berjatuhan, dan yang paling menyita perhatian adalah sosok Riyanto.

Pria berusia 25 tahun itu meninggal di tempat kejadian dengan kondisi jenazah yang sangat mengenaskan. Namun bukan karena kondisi tubuhnya yang jadi bahan perbincangan bagi kebanyakan orang, namun statusnya yang sebagai anggota Banser yang banyak menyita perhatian.

Pada malam Natal itu, Riyanto merupakan salah satu dari empat orang Banser NU yang dikirim GP Ansor Mojokerto untuk menjaga perayaan Natal di gereja Eben Haezer, Mojokerto. Lelaki kelahiran Kediri, 23 November 1975 itu ditugaskan oleh GP Ansor Mojokerto untuk serta mengamankan perayaan malam Natal.

Santriwati Cantik

Santriwati Cantik

Semula, Misa Malam Natal itu berlangsung dengan khusyuk seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi ternyata hanya berlangsung separuh jalan. Sekitar pukul 20.30 WIB, seorang jemaat menaruh curiga pada sebuah bingkisan yang tergeletak tak bertuan di depan pintu masuk gereja.

Riyanto pun memberanikan diri membuka bingkisan itu. Ia membongkar kantong plastik hitam itu di hadapan petugas pengamanan gereja Eben Haezer lainnya, termasuk seorang polisi Polsek setempat. Di dalamnya tampak menjulur sepasang kabel. Tiba-tiba muncul percikan api. Riyanto langsung berteriak sigap, “Tiaraaaapp!” dan kemudian terjadi kepanikan dalam Gereja.

Riyanto segera keluar ruangan dan melemparkan bungkusan bom itu ke tong sampah, namun terpental. Ia kemudian berinisiatif mengamankan bom dengan memungut kembali untuk dilemparkan ke tempat yang lebih jauh lagi dari jemaat. Namun, Allah SWT berkehendak lain, bom mendadak dalam pelukan Riyanto sebelum sempat dilempar.

Tubuh pria itu terpental, berhamburan. Sekitar 3 jam kemudian, sisa-sisa tubuh Riyanto baru ditemukan di sebelah utara kompleks gereja, sekitar 100 meter dari pusat ledakan. Jari dan wajahnya hancur, Riyanto pun meninggal seketika.

Bom ini tampaknya tidak main-main. Ledakannya membuat roboh pagar tembok di seberang gereja. Bahkan kaca-kaca lemari dan etalase Studio Kartini yang tepat di depan gereja Eben Haezer hancur semua. Ledakan ini bukan satu-satunya. Pada saat yang hampir sama, beberapa gereja yang lain juga terkena bom dan menelan korban jiwa.

Pria Muslim yang lahir dari pasangan Sukarnim dan Katinem ini banyak dipuji orang. Seorang Muslim sejati yang rela mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan orang lain yang sedang merayakan. Gus Dur pernah berujar, “Riyanto telah menunjukkan diri sebagai umat beragama yang kaya nilai kemanusiaan. Semoga dia mendapatkan imbalan sesuai pengorbanannya.”

Kini, setelah 15 tahun peristiwa itu berselang, nama Riyanto hampir tidak pernah disebut, apalagi untuk diteladani semangat perjuangan dan rasa kemanusiaan Riyanto. Sungguh hal ini sangat ironis, bila dibandingkan dengan keteguhan jiwa Riyanto yang muslim, mau mengorbankan jiwa dan raganya untuk menyelamatkan ratusan nyawa jemaat gereja Eben Haezer.

Di tengah banyaknya aksi kekerasan mengatasnamakan agama seperti yang belakangan ini sering terjadi, sosok dan pengorbanan Riyanto, patut menjadi teladan bagi kita semua, tanpa membeda-bedakan agama dan kepercayaan, suku, ras maupun golongan. Salam Bhinneka Tunggal Ika! [Santriwati Cantik]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/12/riyanto-banser-nu-gugur-memeluk-bom-saat-mengamankan-jamaat-gereja.html

Jumat, 14 Agustus 2009

Contoh Semangat Rekonsiliasi Konflik Fathu Makkah

Cirebon, Santriwati Cantik. Seusai berbeda pendapat dan pilihan, umat Islam harus bijak dan santun, terus menebar kasih sayang, menjaga kedamaian dan mengedepankan persatuan, seperti yang dicontohkan Rasulullah dalam peristiwa Fathu Makkah abad 8 Hijriah silam.

Demikian pesan KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), saat menyampaikan taushiyah dalam peringatan 100 hari wafatnya Buya KH Jafar Aqil di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Rabu (16/7).

Umat Islam di Indonesia harus mencontoh semangat rekonsiliasi yang disampaikan Rasululullah dalam peristiwa Fathu Makkah, di mana dalam peristiwa tersebut, Nabi mengamanatkan kepada para sahabatnya untuk berkasih sayang dan saling memaafkan, bukan untuk melampiaskan dendam, ungkap Kang Said.

Contoh Semangat Rekonsiliasi Konflik Fathu Makkah (Sumber Gambar : Nu Online)
Contoh Semangat Rekonsiliasi Konflik Fathu Makkah (Sumber Gambar : Nu Online)


Contoh Semangat Rekonsiliasi Konflik Fathu Makkah

Kang Said mengisahkan, saat Rasulullah hendak memasuki kota Mekah bersama 15.000 orang sahabatnya, ada satu sahabat yang mengeluarkan yel-yel berupa kalimat Al-yaum yaumul malhamah dengan makna Hari ini adalah hari pembalasan. Mendengar itu, Nabi langsung mencegah dan menyarankan untuk mengubah yel tersebut dengan lebih santun.

Mereka memaknai Fathu Makkah sebagai hari pembalasan. Yang dulu melukai kita balas luka kembali, yang dulu menghina kita hina kembali, yang dulu membunuh kita bunuh, yang dulu menganiaya kita aniaya kembali. Kemudian nabi mengkoreksi bukan yaumul malhamah, bukan hari pembalasan, melainkan Al-yaum yaumul marhamah, hari kasih sayang, hari rekonsiliasi dan memaafkan, jelas Kang Said.

Hikmah dari seruan Nabi Muhammad Saw tersebut, lanjut Kang Said, menjadikan kaum Quraisy bersimpati dan merasakan kedamaian yang menjadi prinsip agama Islam. Pada akhirnya, kafir Quraisy berduyun-duyun masuk Islam hingga agama rahmatan lil alamin tersebut menjadi kuat dan besar hingga sekarang ini.

Santriwati Cantik

Untuk itu, kita sebagai umat Islam harus bisa saling memaafkan, bersikap santun, berkasih sayang, melupakan dendam, dan terus berkomitmen terhadap NKRI. Pemilihan presiden kemarin, meskipun tidak bisa diibaratkan sebagai perang, namun jangan sampai memecah belah bangsa Indonesia, lanjutnya. (Sobih Adnan/Anam)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/53358/contoh-semangat-rekonsiliasi-konflik-fathu-makkah

Santriwati Cantik

Santriwati Cantik

Jumat, 10 Juli 2009

Terbongkar, Inilah Alasan Habib Rizieq Minta Tarik Uang Baru yang Disebutnya Berlogo PKI

Santriwati Cantik - Walau pihak Bank Indonesia (BI) sudah menegaskan kalau rectovreso dalam uang baru pecahan 100 ribu sudah dikatakan bukan gambar palu arit, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab masih ngeyel meminta menarik peredaran uang tersebut dari masyarakat.

Terbongkar, Inilah Alasan Habib Rizieq Minta Tarik Uang Baru yang Disebutnya Berlogo PKI - Santriwati Cantik
Terbongkar, Inilah Alasan Habib Rizieq Minta Tarik Uang Baru yang Disebutnya Berlogo PKI - Santriwati Cantik


Terbongkar, Inilah Alasan Habib Rizieq Minta Tarik Uang Baru yang Disebutnya Berlogo PKI

"Kita minta pemerintah segera tarik uang kertas baru dari pecahan seribu sampai seratus ribu yang semuanya memberikan persepsi ada logo palu arit PKI di mata uang kertas Indonesia," tegas Habib Rizieq Shihab beberapa waktu lalu di Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan pun sudah membantah isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dilontarkan pimpinan FPI itu, terutama isu logo PKI di mata uang kertas rupaih, "faktanya kan tidak ada, udah tidak ada PKI, tidak ada, bagaimana bisa bangkit, kita tahu juga embrio kalau ada," ucap Iriawan di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2017), sebagaimana dilansir Santriwati Cantik dari situs infoteratas.com.

Iriawan mengatakan, kebangkitan PKI yang dibaca Bib Rizieq dari logo palu arit di lembaran uang rupiah merupakan asumsi semata. Sebab, Bank Indonesia sudah menyampaikan bahwa logonya dicetak dengan pengamanan rectoverso atau saling isi. "Itu kan dibuat-buat saja seperti uang itu kan sudah lama. 2001 sudah ada sistem itu sekarang diangkatnya," tandas Iriawan.

Mengenai polemik di atas, sebuah akun twitter beralamat di https://twitter.com/kamvflase, memberikan kuliah tweet menarik mengapa pimpinan FPI tersebut terkesan memaksa pemerintah menarik uang baru tersebut.

Menurut akun tersebut, panarikan mata uang rupiah terbitan tersbru itu karena ada motif agar uang lama yang tersimpan secara tunai di brangkas akan mudah terlacak, "cetakan yang baru yang dilakukan serentak pada hampir semua nilai mata uang itu telah membuat uang yang lama, yg disimpan secara tunai dlm jumlah yg sangat banyak di suatu kamar, brankas atau puluhan kontainer (bukan di bank), jadi mudah ditelusuri," tulis akun tersebut.

Bahkan, akun tersebut berani mengatakan kalau modus penggandaan uang seperti kasus Dimas Kanjeng beberapa bulan lalu itu terkait dengan penumpukan dan pencucian uang, terutama oleh petinggi negeri ini, "banyak pihak yang percaya penggandaan uang berkedok agama/klenik itu sesungguhnya tidak lebih dari modus penumpukan dan pencucian uang," begitu katanya.

Uang yang menumpuk, cuma disimpan di kamar, gudang, brankas atau kontainer, katanya, tidak terkliring dan terregistrasi sehingga mudah ditelusri.

"Penumpukan uang dalam jumlah yang sangat besar biasanya dalam mata uang pecahan besar dan dengan nomer seri yang kemungkinan besar berurutan nomer seri nya sehingga mudah ditelusuri bank asalnya dan tentu nama nasabahnyam tanpa mengundang kecurigaan pihak BI sesuai dengan mekanisme pelaporan anti pencucian uang (money laundry)," lanjut akun tersebut.

Ia juga mengatakan begini, "Kalau itu terjadi maka tidak pernah ada lagi bagi-bagi duit kontan ke masyarakat untuk membeli suara dalam Pilkada dan untuk bagi-bagi amplop dalam demo, adanya cuma bagi-bagi kaos dan atau nasi bungkus berlauk hati yang luka".

Karena keresahan tidak bisa bagi-bagi uang kepada rakyat itulah, maka dibuat isu kalau uang baru tersebut harus ditarik karena ada logo PKI nya. "Uang baru dibikin memang sengaja untuk membongkar keberadaan "kuburan" uang lama tadi, selain untuk mencegah pemalsuan uang, tentu saja," pungkasnya. [Santriwati Cantik]

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/01/inilah-alasan-habib-rizieq-minta-tarik-uang-baru-yang-disebutnya-berlogo-pki.html

Selasa, 09 Juni 2009

Daya Tarik Pesantren Amtsilati

Terlihat sekilas dari depan, Pesantren Darul Falah Amtsilati sepertinya adalah pesantren kecil yang stagnan dan tidak berkembang. Namun setelah masuk ke dalamnya, pesantren ini sangat luas. Pesantren ini memiliki luas sekitar 5 hektar. Padahal, awal berdiri pesantren ini hanya 10x10. Bagaimana ceritanya?

Terletak di desa Sidorejo Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara Jawa Tengah, keunikan dari pesantren Darul Falah ini adalah pembangunan fisik pesantren yang tiada henti. Terhitung sudah sekitar 13 tahun berdiri tahun 2002- Pengasuh Pesantren Darul Falah, KH Taufiqul Hakim, terus berjuang membangun pesantren seluas-luasnya. Namun bangunan fisik hanya menjadi sesuatu yang terlihat sekilas saja oleh pandangan mata, sebenarnya apa yang dimiliki oleh Pesantren Darul Falah ?

Pesantren ini termasuk salah satu pondok pesantren yang terus berkembang karena memiliki suatu karakteristik yang berbeda dengan pesantren lain dengan keunggulan metode Amtsilati yang ditemukan oleh pengasuhnya sendiri.

Daya Tarik Pesantren Amtsilati (Sumber Gambar : Nu Online)
Daya Tarik Pesantren Amtsilati (Sumber Gambar : Nu Online)


Daya Tarik Pesantren Amtsilati

Metode Amtsilati menjadi daya tarik tersendiri bagi pesantren ini. Metode ini merupakan sebuah metode pembelajaran kitab kuning dengan pembelajaran yang praktis dan cepat. Di tengah anggapan masyarakat bahwa belajar kitab kuning dengan nahwu-sharafnya adalah ilmu yang menakutkan karena harus bertahun-tahun mempelajarinya, Amtsilati menghadirkan akselerasi yang menjadi solusi atas pembelajaran nahwu-sharaf tradisional yang stagnan.

Kiai taufiqul hakim, penulis Amtsilati sekaligus pengasuh pesantren Darul Falah ini juga termasuk kiai muda yang produktif. Semenjak menulis Amtsilati dari tahun 2002 sampai sekarang 2015, dia sudah menulis kurang lebih 150 kitab. Selain menulis, ia juga membangun percetakannya sendiri dan memasarkannya sendiri dibantu dengan koordinator di setiap daerah di Indonesia.

Sejarah Amtsilati

Santriwati Cantik

Amtsilati lahir, berawal dari kegundahan seorang Taufiq muda yang merasa sulit membaca kitab kuning meskipun ia sudah menghafal Alfiyyah. Di saat itu juga lahir sebuah metode Qiraati, metode yang mengupas cara membaca yang ada harokatnya, terinspirasi dari Qiraati, ia juga ingin menulis yang bisa digunakan untuk membaca yang tidak ada harokatnya. Terbetiklah nama Amtsilati yang berarti beberapa contoh dari saya yang sesuai dengan akhiran ti dari Qiroati.

Mulai tanggal 27 Rajab, tahun 2001 M., Kiai Taufiq mulai merenung dan muncul pemikiran mujahadah. Setiap hari dia melakukan mujahadah terus-menerus sampai tanggal 17 ramadhan. Hari itu, seakan-akan ada dorongan kuat untuk menulis. Siang malam ia ikuti dorongan tersebut dan akhirnya tanggal 27 ramadhan selesailah penulisan Amtsilati dalam bentuk tulisan tangan. Amtsilati tertulis hanya sepuluh hari.

Subhanallah, saat itu kisah lahirnya Amtsilatinya saja menjadi kisah menarik dan inspiratif. Amtsilati lahir dari sebuah kejernihan hati seorang penulisnya. Dari seorang santri yang mengikuti thariqat di Pesantren Al-Manshur Klaten dan menyelesaikan thariqotnya hanya 100 hari, lahir Amtsilati, sebuah kitab fenomenal.

Perjalanan Amtsilati sedikit-demi sedikit menampakan hasilnya yang brilian. Semenjak muncul Amtsilati dengan pesantrennya, Darul Falah, dari tahun 2002 sampai tahun 2015 ini, banyak sekali prestasi yang dicapai baik oleh Pengasuhnya, santrinya maupun pesantrennya.

Santriwati Cantik

Amtsilati Saat Ini

Dalam kurun waktu sekitar 13 tahun berdiri tahun 2002- Darul Falah Amtsilati terus mengembangkan jati dirinya baik itu dari segi fisik bangunan, tingkat pendidikan, metode pembelajaran, maupun dari kuantitas santri. Seperti yang dikatakan oleh Kiai Taufiqul Hakim bahwa saat ini Pesantren Darul Falah sudah memiliki sekitar 2500 santri baik putra maupun putri. Luas pesantrennya sudah mencapai 5 hektar. Pencapaian ini didukung oleh manajemen dalam mengelola pesantren dengan baik.

Bahkan pembangunan pesantren Darul Falah seperti tiada henti. Saking herannya, para ustadz, santri dan masyarakat keheranan dapat uangnya dari mana. Pendapat itu seakan wajar saja dikatakan, melihat pembangunan Darul Falah yang cepat. Padahal jika diamati dari pemasukan biaya yang masuk ke Pesantren Darul Falah bisa dianggap cukup wajar jika pembangunan pesantren bisa maksimal. Pemasukan utama pesantren yaitu dari sodaqoh santri baru, syahriyah santri, koperasi pesantren dan percetakan Amtsilati.

Tidak hanya dari fisik pesantren, Kiai Taufiqul Hakim terus berinovasi dalam memajukan pendidikan pesantren. Terbukti Amtsilati memiliki tingkat pendidikan yang bisa dikata lengkap. Mulai dari jalur formal yaitu, MI (Madrasah Ibtidaiyyah) Tahfidz Amtsilati, SMP IT (Islam Terpadu) Amtsilati sampai MA (Madrasah Aliyah) Amtsilati. Dari jalur non-formal, yaitu progam metode Amtsilati, kemudian progam pasca Amtsilati yang terdiri dari komunikasi bahasa Arab-Inggris dan Madin Wustho dan Ulya Amtsilati.

Dari segi prestasi yang diperoleh santrinya, sekitar 50 lebih piala yang berhasil dibawa pulang ke Darul Falah. Diantaranya, Mas Agus Azro Halim mendapatkan juara II Bidang Tafsir Ulya dalam Mufakat (Musabaqah Fahmil Kutub Turats) tahun 2011. Kabar terbaru, bulan April 2015 lalu santri Amtsilati memborong 20 piala dari beragam bidang kategori dalam MQK Kabupaten Jepara. (Sabiq Al-Aulia Zulfa)

Dari (Pendidikan Islam) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/59992/daya-tarik-pesantren-amtsilati

Sabtu, 07 Maret 2009

Gerakkan 4 Program, LAZISNU Kudus Siap Gandeng Semua Pihak

Kudus, Santriwati Cantik. Setelah terbentuk awal Maret 2014 lalu, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Kudus terus melakukan penataan manajemen dan menentukan langkah terobosan program kerja. Oleh karenanya, LAZISNU Kudus siap membangun kemitraan strategis dengan semua pihak dalam berbagai bidang dakwah, terutama pendidikan, pemberdayaan dan kepedulian umat.

Ketua LAZISNU Kudus Syaroni Suyanto mengatakan, LAZISNU merupakan menjadi bagian dari solusi metode dakwah fiqih modern dalam rangka mencerdaskan dan memberdayakan umat dengan menggalang sumber pembiyaan, menyalurkan dan mendayagunakannya sesuai ketentuan syari dan undang-undang yang berlaku.

Gerakkan 4 Program, LAZISNU Kudus Siap Gandeng Semua Pihak (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakkan 4 Program, LAZISNU Kudus Siap Gandeng Semua Pihak (Sumber Gambar : Nu Online)


Gerakkan 4 Program, LAZISNU Kudus Siap Gandeng Semua Pihak

LAZISNU Kudus mempunyai empat program unggulan yang siap direalisasikan, yakni NU Smart bergerak di bidang pendidikan, NU Skills (bidang ketrampilan), NU Preneur (bidang kewirausahaan), dan NU Care (bidang tanggap darurat/kepedulian), ujarnya di sela-sela penyantunan anak yatim di Kantor NU Kudus, Kamis (24/7).

Untuk menopang program tersebut, imbuh Syaroni, LAZISNU mengumpulkan dan mendistribusikan zakat, infaq, dan shadaqah dari muzakki atau dermawan, termasuk dari perusahaan yang siap menjadi mitra kerja.

Santriwati Cantik

Semua upaya yang kita lakukan ini berdasarkan surat keputusan PP LAZISNU Nomor 03/SK/PP/LAZISNU/X2013 dan surat keputusan Menteri Agama RI nomor 65 tahun 2005 tanggal 16 Februari 2006 tentang LAZISNU sebagai Lembga Amil Zakat, terangnya.

Santriwati Cantik

Dalam mengoptimalkan kerjanya, pihaknya telah melengkapi kepengurusan dan pelaksana harian dengan menunjuk Edi Wicaksono Abdurrased sebagai direktur LAZISNU Kudus dan dibantu beberapa manajer fundrising, manajer program, manajer administrasi dan keuangan.

Sebagai program awal, pada bulan Ramadhan ini LAZISNU turut menyalurkan santunan uang tunai yang dibagikan kepada 180 anak yatim, imbuh Syaroni. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/53535/gerakkan-4-program-lazisnu-kudus-siap-gandeng-semua-pihak

Santriwati Cantik

Jumat, 09 Januari 2009

BMI Kunjungi Masjid Pertama di Cina

Guangzhou, Santriwati Cantik. Rombongan wisata religi dari jamaah halaqah Senin Masjid Tsam Sha Tsui Hongkong yang berjumlah 35 orang, 30 orang diantaranya adalah Buruh Migran Indonesia (BMI) yang saat ini sedang mengadu nasib bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Hongkong. Sampai saat ini jumlah pekerja yang berasal dari Indonesia sekitar 150.000 orang. Mengisi waktu libur sebulan 4 kali, mereka berkumpul melakukan berbagai aktifitas.

Salah satunya adalah kegiatan rohani dengan berkumpul dalam majelis taklim yang tidak hanya di masjid-masjid saja, namun kegiatan dilakukan di taman-taman yang indah di seluruh penjuru kota Hongkong. Saya sempat mengunjungi beberapa taman di Kowloon Park dan Victoria Park kalau pada hari Minggu banyak sekali kelompok-kelompok pengajian kecil yang mendatangkan ustadz dari Indonesia.

BMI Kunjungi Masjid Pertama di Cina (Sumber Gambar : Nu Online)
BMI Kunjungi Masjid Pertama di Cina (Sumber Gambar : Nu Online)


BMI Kunjungi Masjid Pertama di Cina

Salah satu kegiatan jamiyyah ini adalah wisata religi ke Guangzhou selain ke makam sahabat nabi Saad Bin Abi Waqas adalah mengunjungi masjid pertama yang sudah berusia 1300 tahun lebih itu, namanya Masjid Huaisheng terletak di Jalan Guang Ta Lu Kota Guangzhou Cina. Masjid ini kemudian dijadikan Masjid Raya Guangzhou Remember the sage, atau masjid untuk mengenang Nabi Muhamad Saw, Masjid ini juga dikenal dengan nama Masjid Guang Ta, karena masjid dengan menara elok ini terletak di jalan Guang Ta. Ta berarti menara, karena menurut sejarahnya menara menara masjid yang tingginya 36 meter lebih ini tertinggi pada awal pembangunanya.

Ketika rombongan turun dari bus masuk menuju masjid, saya justru memisahkan diri menelusuri jalan raya Guang Ta, saya merasa kalau di Surabaya jalannya seperti suasan di Jalan Walikota Mustajab, banyak pohon rindang namun tidak terlalu ramai. Di sepanjang jalan Guang Ta saya menjumpai banyak took-tokoyang menjual makanan halal dengan harga yang cukup miring. Saya membeli Roti Cedar (roti khas Arab) hanya dengan 10 Yuan saja dan berbagai makanan khas kambing banyak kita jumpai di sepanjang jalan Guang Tha.

Santriwati Cantik

Maklum, saat ini jumlah penduduk Muslim di Cina sekitar 150 juta lebih, meski dalam catatan resmi pemerintah Cina hanya sekitar 50 juta penduduk saja. Penyebaran agamaIslam di Cina memang dimulai sejak awal abad ke 7, pada jaman dinasti Tang, atau bahkan lebih tua lagi, yaitu dinasti Song.

Sekitar setengah jam saya menelusuri jalan Guang Ta saya kembali menyusul rombongan jamaah yang sudah masuk ke dalam masjid yang ternyata sedang melakukan jamah sholat dzhuhur dipimpin oleh H Ahmad Muhaimin Karim, eksekutif dakwah Islamic Union Hongkong. Komplek masjid ini tidak terlalu luas Masjid ini menempati area tanah seluas kurang lebih 3000 meter persegi saja. Untuk memasuki masjid ini harus memasuki dua pintu gerbang yang semacam tugu selamat datang memasuki masjid.

Santriwati Cantik

Masjid Huaisheng arsitekturnya mengadopsi arsitektur masyarakat setempat dipadu dengan arsitektur Arab pada bangunan menaranya. Bagi kita, sepintas lalu mungkin tidak menyangka kalau bangunan ini adalah masjid, karena memang modelnya seperti kelenteng. Nyatanyamasjid ini adalah masjid pertama di Cina, bahkan di Asia!

Walaupun begitu yang nampak ini adalah sebuah masjid adalah ornament kaligrafi arab tampak sekali tulisan-tulisan dalam bahasa arab yang merupakan kutipan dari ayat-ayat Al Quran. Juga terdapat ukiran prasasti waktu empat kali pemugaran bangunan tersebut, yakni pada dinasti Yuan , Ming, Qing dan terakhir tahun 1935. Pada manuskrip Cina kuno disebutkan bahwa masjid ini dibangun oleh Saad Bin Abi Waqas.

Masjid ini didirikan saat sahabat Nabi Saad Bin Abi Waqas menetap di Guangzhau yang kemudian menjadi salah satu tonggak sejarah Islam yang paling berharga di Cina. Ketika datang bersama para sahabat lain, Saad datang dengan membawa hadiah dan diterima dengan baik oleh Dinasti Tang, Kaisar Kao Tsung (650-683). Namun Islam sebagai agama tidak langsung diterima oleh sang kaisar. Setelah melalui proses penyelidikan, Sang kaisar kemudian memberikan izin bagi pengembangan Islam yang dirasa sesuai dengan ajaran Konfusius.

Namun sang kaisar merasa bahwa kewajiban sholat lima kali dalam sehari dan puasa selama satu bulan penuh terlalu berat baginya hingga akhirnya tdak jadi memeluk agama Islam. Namun begitu, ia mengizinkan Saad Bin Abi Waqas dan para sahabat untuk mengajarkan kepada masyarakat Guangzhou. Oleh orang Cina, Islam disebut sebagai Yi Si Lan Jiao atau agama yang murni. Sementara Makkah disebut sebagai tempat kelahiran Budha Ma-Hi-Wu atau Rasulullah Muhammad Saw.

Konon jaman dahulu, tiap bulan Mei dan Juni, banyak kapal dagang asing lalu lalang di sungai Mutiara.

Seringkali umat Islam menyalakan lampu di puncak menara pada malam hari untuk memandu kapal-kapal yang berlayar, atau digunakan sebagai menara adzan mengajak umat Islam shalat. Menara tersebut akhirnya disamakan dengan mercusuar atau menara cahaya yang menjadi pemandu kapal. Menaranya berbentuk silinder sederhana dengan kubah bagian di atas merupakan bangunan bercirikhas arab, beda dengan Pagoda atau menara cina yang ada di tiongkok. Kalau dilihat dari tahun berdirinya pada awal abad ke 7, Masjid Huaisheng ini adalah masjid tertua di Asia setelah Masjidil Haram. Bandingkan dengan masjid Ampel Surabaya yang berdiri baru pada tahun 1421 M.

Redaktur : Sudarto Murtaufiq

Kontributor : Abdul Aziz

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/38315/bmi-kunjungi-masjid-pertama-di-cina

Santriwati Cantik

Minggu, 02 September 2007

Pendekar Cantik Pagar Nusa Pamekasan Pikat Perhatian Hadirin

Pamekasan, Santriwati Cantik. Pendopo Budaya di Kabupaten Pamekasan dilekati dengan pakaian serba hitam, Sabtu (4/2). Mereka terdiri dari anak-anak, remaja, dan para pemuda yang tidak hanya didominasi laki-laki. Tapi, juga terdapat beberapa perempuan cantik.

Meskipun perempuan, tak seorang pun hadirin yang sedang memperingati hari lahir (harlah) Pencak Silat Pagar Nusa NU Pamekasan itu berani mendekatinya. Sebab, sekali mendekat, bisa saja celurit tajam menggores kulit yang tipis.

Pendekar Cantik Pagar Nusa Pamekasan Pikat Perhatian Hadirin (Sumber Gambar : Nu Online)
Pendekar Cantik Pagar Nusa Pamekasan Pikat Perhatian Hadirin (Sumber Gambar : Nu Online)


Pendekar Cantik Pagar Nusa Pamekasan Pikat Perhatian Hadirin

Para pendekar cantik tersebut sedang menjalankan tugasnya, menampilkan atraksi silat di tengah-tengah hadirin. Mereka adalah para pendekar Pencak Silat Pagar Nusa NU Pamekasan yang dipercaya oleh panitia untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dalam bidang silat.

"Saya takjub dengan penampilan mereka. Meskipun perempuan dan masih remaja, tampil berani, gesit, dan atraktif," ujar Pengasuh Pesantren Nurul Falah KH Mudarris yang hadir dalam acara tersebut.

Santriwati Cantik

Sebagai pengasuh pesantren, pihaknya tertarik untuk mendatangkan para pelatih Pagar Nusa NU Pamekasan untuk melatih santri-santrinya. Utamanya, para santri putri.

Santriwati Cantik

"Ketika seorang perempuan punya keterampilan bela diri, maka dia dapat membentengi diri dari gangguan orang-orang tak bertanggung jawab," tukasnya.

Pernyataan kiai yang biasa dipanggil Gus Dar tersebut mendapat respon hangat dari M Khoiri selaku salah seorang pengurus Pencak Silat Pagar Nusa Pamekasan. Pihaknya bersama pelatih Pagar Nusa NU Pamekasan menyatakan selalu siap manakala dibutuhkan untuk melatih, apalagi dari kalangan santri. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/75197/pendekar-cantik-pagar-nusa-pamekasan-pikat-perhatian-hadirin

Santriwati Cantik

Selasa, 09 Januari 2007

Nikah Massal, 298 Mempelai Dapat Putusan Itsbat

Purwakarta, Santriwati Cantik. Sedikitnya 298 mempelai mendapat putusan itsbat nikah dengan usia termuda 32 tahun dan pasangan tertua berusia 60 tahun. Satu persatu status perkawinan mereka diputus oleh hakim Pengadilan Agama yang menggelar sidang di tempat.

Adegan ini terjadi saat itsbat massal perdana digelar di Bale Desa Linggamukti, Kecamatan Darangdan, Jumat (27/4). Pemerintah Purwakarta mulai membuat kebijakan itsbat nikah secara missal. Itsbat ini pun dilaksanakan secara bertahap dan bekerja sama dengan Kementerian Agama, serta Pengadilan Agama.

Nikah Massal, 298 Mempelai Dapat Putusan Itsbat (Sumber Gambar : Nu Online)
Nikah Massal, 298 Mempelai Dapat Putusan Itsbat (Sumber Gambar : Nu Online)


Nikah Massal, 298 Mempelai Dapat Putusan Itsbat

Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Purwakarta mencatat sebanyak 2.000 lebih pasangan suami istri (pasutri) di wilayah kerjanya tak miliki akta nikah. Jumlah tersebut berdasarkan hasil validasi selama satu tahun.

Meski demikian, data di lapangan melebihi angka itu. Pasalnya, dari 297.000 kepala keluarga yang ada, yang tak memiliki akta nikah mencapai 30%.

Santriwati Cantik

Santriwati Cantik

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menuturkan, layanan terhadap administrasi kependudukan merupakan tanggung jawab negara. Dengan begitu, sudah menjadi keharusan layanan itu dibebaskan dari segala bentuk biaya. Termasuk dalam itsbat nikah pun seharusnya digratiskan.

"Tahun ini kita Pemkab mengalokasikan anggaran dari APBD sebesar Rp1,8 miliar untuk itsbat nikah. Jumlah dana tersebut untuk seribu pasang suami isteri. Sisanya akan kita alokasikan pada perubahan anggaran tahun ini," kata Dedi.

Dikatakan Dedi, anggaran yang digelontorkan itu, selain untuk membayar biaya adminitsrasi akta, juga menanggung setiap pasangan yang hendak melakukan pernikahan. Misalnya, biaya mas kawin, kendaraan pengantin, serta hiburan pernikahan.

Redaktur : Syaifullah Amin

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/37656/nikah-massal-298-mempelai-dapat-putusan-itsbat

Santriwati Cantik

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Santriwati Cantik sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Santriwati Cantik. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Santriwati Cantik dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock