Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2016

Heboh Santri NU Mengobati Anjing Malang Karena Sayang

Santriwati Cantik – Santri yang berdakwah di Papua ini membuat netizen tersentuh. Di tengah budaya kebencian yang ditebar di situs-situs ektrim wahabi, Kang Wahab, nama santri itu, menebar pesan kasih sayang.

Heboh Santri NU Mengobati Anjing Malang Karena Sayang
Heboh Santri NU Mengobati Anjing Malang Karena Sayang


Postingan di wall Facebooknya Abdu L Wahab, yang memberi makan anjing luka dan kelaparan pada Sabtu (9/04/2016) mendapatkan 14 ribu likes dan 3.732 share dari facebookers. Ada 1.300 lebih komentar dalam foto yang ia beri catatan “Kasihan sekali anjing ini.. / Tubuhnya banyak sekali luka dan sprti sangat kelaparan . Tadi aku ajak ke Pondok dan sdikit aku obati dan kasih makan./ Walaupun najis tapi kata guruku ‘Puncak dari agama adalah cinta’.”

Ya, Abdul Wahab, santri utusan PPM Aswaja, PP LDNU dan Sarkub untuk berdakwah di Papua ini menampar laku latah umat Islam yang terlalu ektrem memaknai agama, yang, sedikit-sedikit harus merujuk langsung Al-Qur’an dan Hadits sesuai pilihan hawa nafsu. Padahal, semua ada solusinya. (Ini link foto itu: http://bit.ly/1XnNiHp)

Kepada Santriwati Cantik, Kang Wahab menuturkan awal mula anjing itu mendapat sentuhan tangan kasihnya. Pada Sabtu Pagi, seperti biasa, dia menyiapkan sarapan bagi anak-anak Papua yang mondok di pesantren Al-Payage, Angkasapura, Papua, tempat dia mengajar.

“Pagi tadi, pas saya sedang berjalan di samping dapur, saya melihat ada seekor anjing yang mondar-mandir di depan pesantren dengan penuh luka dan seperti sangat kelaparan,” kata Wahab. (Baca Santriwati Cantik: Air Mutlak dan Air Musta'mal)

Dalam keterangannya pada Sabtu (9/04) sore, anjing itu dibawa ke dalam pondok. Sungguh keputusan yang akan disebut sembrono. Anjing dibawa ke pondok bukan untuk dikurung oleh para santri, tapi dicek lukanya oleh Kang Wahab. Bahkan sempat ia menyuapi anjing malang itu karena dia melihat binatang haram tersebut susah menundukkan kepala hanya untuk ambil makan saja. “Ada beberapa luka di sekitar leher,” tuturnya.

Kang Wahab melakukan semua hal itu karena dia mempraktikkan apa yang dikatakan oleh para kyai dahulu dan ulama salaf yang kredibel. “Islam mengajarkan agar berbuat baik kepada manusia maupun hewan, seperti anjing yang kita ketahui ia disebut sebagai hewan najis,” terangnya. (Baca Santriwati Cantik: Cara Samak Kulit Bangkai Binatang)

Tanpa diperintah siapapun, setelah mengobati dan memberi makan anjing malang, kang Wahab langsung bersuci dengan basuhan 7 kali air suci (thahir muthahhir) yang salah satunya harus dicampur debu (endut atau tanah liat) karena anjing masuk kategori hewan najis mughalladhah (berat). Ini solusi untuk tetap bisa berbuat baik kepada anjing.

Kang Wahab mengingatkan, anjing itu haram dikonsumsi. Namun, kita diharuskan juga menolong anjing kelaparan di tengah jalan. Menurutnya, mengobati dan memberi makan anjing pada pagi itu bagian dari amal sholeh yang diharapkan dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu. (Baca Santriwati Cantik: Tampilan Suci, Dalamnya Najis)

“Saya hanya mengikuti dawuh sebuah hadits riwayat Bukhari yang di sana menyebutkan ada seorang laki-laki melihat anjing kehausan di tengah padang pasir. Karena kasihan, anjing itu diambilkan air dari sumur hingga ia meminumkannya dan lepas dahaga anjing tersebut. Lalu Nabi bersabda: Allah berterimkasih kepadanya, lalu mengampuni dosa laki-laki itu,” tandas Kang Wahab.

Kang Wahab juga bercerita, ada satu anjing di daerah Wamena, Jayapura, yang kadang menemani perjalanan dakwahnya. Ia tidak melampar batu, apalagi mengusirnya. Dia sudah biasa berinteraksi dengan anjing sejak di Papua. Di Papua, kang Wahab belajar berbagi kasih bukan hanya kepada sesama, tapi juga hewan seperti anjing. (Baca Santriwati Cantik: MTA Solo Diajak Baca Kitab Kuning Malah Kabur)

Kepada Santriwati Cantik, ia menyayangkan sikap saudara muslim yang mengatasnamakan agama namun menebar teror di mana-mana. “Melalui foto itu, saya berpesan kepada diri sendiri dan teman-teman lain bahwa puncak agama itu adalah cinta, bukan syariah dengan teror,” pungkasnya. [Santriwati Cantik/ m abdullah badri]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/04/heboh-santri-nu-mengobati-anjing-malang-karena-sayang.html

Kamis, 03 Desember 2015

Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa Sarungan itu Cerdas-cerdas

Jakarta, Santriwati Cantik. Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Imam Suprayoga mengatakan, mahasiswa yang menerapkan pola pesantren termasuk memakai sarung dan menghafal Al-Quran memiliki kecerdasan di atas mahasiswa pada umumnya. Kecerdasan tersebut membuahkan prestasi, di antaranya dalam perolehan IPK, kemampuan berbahasa, dan kemampuan dalam menyusun skripsi.

Saya masih ingat pertama kali mahasiswa yang diberi hafalan Al-Quran dan hafal 30 juz ternyata mahasiswa dari jurusan Fisika. Tahun berikutnya yang terbaik dari jurusan Matamatika hafal 30 juz. Tahun berikutnya mahasiswa Matematika lagi, kemudian mahasiswa jurusan Ekonomi hafal 30 juz, bahkan skripsinya ditulis dalam bahasa Arab, katanya saat mengisi Seminar Sarung Nasional bertema Sarung sebagai Identitas Budaya Indoneia yang diselenggarakan Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (6/4) lalu.

Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa Sarungan itu Cerdas-cerdas (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa Sarungan itu Cerdas-cerdas (Sumber Gambar : Nu Online)


Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa Sarungan itu Cerdas-cerdas

Selain berprestasi hafal Al-Quran dan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) yang tinggi, ada juga mahasiswa yang menulis skripsi dengan sembilan bahasa, yaitu Bahasa Korea, Mandarin, Inggris, Jepang, Arab, Rusia, Indonesia, Jawa, dan Bahasa Banyuwangi. Sehingga pihak kampus sampai kesulitan mencari penguji.

Ternyata memang luar biasa anak pesantren kalau dipelihara kok bisa menulis skripsi sembilan bahasa. Ya memang satu. Tetapi satu ini perlu disampaikan, alumni pesantren yang sarungan itu loh, jadi sarungan juga hebat loh, ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Santriwati Cantik

Dari berbagai prestasi tersebut, Imam lalu membuka kesempatan kepada para mahasiswa yang hafal Al-Quran minimal 10 juz untuk dibebaskan seluruh biaya pendidikanya.

Santriwati Cantik

Saya pikir waktu itu yang bisa hafal Al-Quran antara 10 sampai 15 mahasiswa. Ternyata waktu itu sudah 70 dan pernah mencapai 150 mahasiswa, kata Imam. Kembali ucapannya disambut tepukan riuh hadirin.

Pada kesempatan tersebut hadir pula sejarawan yang juga Ketua Lesbumi KH Agus Sunyoto, Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi; Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki, dan Aneka Muhdori; dan Ahmad Nusolahardo dari Behaestex.

Ketua LTM PBNU KH Mansur Sairozy mengatakan, seminar sarung merupakan langkah awal dari rencana besar festival sarung yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat. Ia menegaskan LTM PBNU terus menerus melakukan upaya inovasi dalam rangka makmurkan rumah Allah yakni masjid dan musala. (Husni Sahal/Kendi Setiawan/Mahbib)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/76867/guru-besar-uin-malang-nilai-mahasiswa-sarungan-itu-cerdas-cerdas

Santriwati Cantik

Selasa, 09 September 2014

Musik Tradisional Sunda Iringi Pelepasan Tim Ekspedisi Islam Nusantara

Tasikmalaya, Santriwati Cantik. Grup band Aswaja Fiil Harmony bentukan Lesbumi NU Kota Tasikmalaya tampil dalam pelepasan Tim Ekspedisi Islam Nusantara di Kantor PCNU Kota Tasikmalaya, Jalan dr Soekardjo nomor 47 Tasikmalaya, Rabu (27/4) malam. Mereka menyuguhkan shalawatan dengan alunan musik tradisional dan kontemporer gubahan Aswaja Fiil Harmony.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dede Sudrajat bersama Ketua NU Kota Tasikmalaya KH Didi Hudaya turut melepas kepergian tim ekspedisi ini. Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan plakat kenang-kenangan dari tim ekspedisi dan NU Kota Tasikmalaya.

Musik Tradisional Sunda Iringi Pelepasan Tim Ekspedisi Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Musik Tradisional Sunda Iringi Pelepasan Tim Ekspedisi Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)


Musik Tradisional Sunda Iringi Pelepasan Tim Ekspedisi Islam Nusantara

Ketua tim ekspedisi Imam Pituduh merasa berkesan selama dua hari di Tasikmalaya. Ia menilai Tasikmalaya tempat konsolidasinya perjuangan para wali. Ekspedisi Islam Nusantara di Tasikmalaya, kata Imam, begitu bermakna. Pertama kali disambut beluk, karinding, dan lais sebagai kesenian khas milik warga Sunda yang harus dilestarikan.

Santriwati Cantik

"Paling berkesan itu karinding. Bikin saya merinding," ujarnya.

Santriwati Cantik

Begitu juga saat akan meninggalkan Tasikmalaya. NU Kota Tasikmalaya mengantar kami dengan alunan musik perpaduan tradisional calung dan kontemporer milik Lesbumi NU Kota Tasikmalaya, kata Imam.

Imam berpesan agar kesenian Sunda harus terus dihidupkan sebagai tradisi kekayaan Tasikmalaya.

"Saya ungkapkan pula, PBNU sedang melakukan digitalisasi kitab kuno. Dari 14 ribu, sudah 4 ribu kitab yang diselamatkan. Termasuk kitab karya Syeh Abdul Muhyi akan kita digitalisasikan ditambah 19 situs dalam Goa Safarwadi Pamijahan," ujar Imam. (Nurjani/Alhafiz K)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/67713/musik-tradisional-sunda-iringi-pelepasan-tim-ekspedisi-islam-nusantara

Selasa, 26 Agustus 2014

Songsong Era Digital, 200 IPNU Jatim Dibekali Jurnalistik Televisi

Jombang, Santriwati Cantik. Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur (Jatim) menggelar pendidikan dan pelatihan Jurnalistik Televisi di Gedung Yusuf Hasyim Lantai III Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.

Kegiatan bekerja sama antara IPNU Jatim dengan BBS TV pada Rabu (24/12) tersebut mengangkat tema Mencetak Jurnalis Handal dan Profesional.

Songsong Era Digital, 200 IPNU Jatim Dibekali Jurnalistik Televisi (Sumber Gambar : Nu Online)
Songsong Era Digital, 200 IPNU Jatim Dibekali Jurnalistik Televisi (Sumber Gambar : Nu Online)


Songsong Era Digital, 200 IPNU Jatim Dibekali Jurnalistik Televisi

Menurut Ketua IPNU Jatim Imam Fadli, kegiatan ini untuk menyiapkan anak-anak muda NU menghadapi tantangan dunia digital. Indonesia ke depan mau tidak mau akan memasuki era digital, maka dari itu IPNU-IPPNU harus menyiapkan diri menghadapi era tersebut, kata Imam saat memberikan sambutan.

Masih menurut orang nomor satu di IPNU Jatim itu, pertemuan kader IPNU se Jawa Timur itu juga dalam rangka penganugerahan IPNU Award 2014. Selain itu, terakhir nanti kami juga akan mensosialisasikan peraturan organisasi administrasi kepada seluruh perwakilan pimpinan cabang se-Jatim, pungkasnya.

Santriwati Cantik

Santriwati Cantik

Sebelum acara dibuka Wakil Bupati Jombang Nyai Munjidah Wahab, KH Salahuddin Wahid juga berharap kader IPNU-IPPNU bisa mengaktualisasikan diri di bidang jurnalistik. Kita harus mempunyai TV yang baik, yang mendidik, yang menghibur, dan yang informatif, ungkapnya.

Saat ini, menurut kiai yang akrab disapa Gus Sholah, masih sangat jarang TV yang mengedepankan pendidikan nilai islam. Inilah peluang yang harus dimaksimalkan oleh IPNU-IPPNU, ungkap adik kandung Gus Dur yang juga pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng itu.

Sementara Wabup Jombang Nyai Munjidah Wahab menyambut positif pelaksanaan kegiatan IPNU-IPPNU Jatim diadakan di Jombang supaya bisa lebih mengenal pesantren, karena kota kelahiran Hadratus Syaikh Hasyim Asyari itu dikenal dengan kota santri yang mempunyai ratusan pesantren.

Paling tidak anak-anak IPNU-IPPNU se Jawa Timur ini bisa mengenal dunia pesantren dengan baik. Karena tidak semua anak IPNU-IPPNU paham tentang pesantren. Selain itu nanti mereka juga bisa berziarah ke makam tiga pendiri NU yang ada di Jombang ini, jelas putri KH Wahab Chasbullah itu kepada Santriwati Cantik selesai membuka acara tersebut.

Senada dengan Wabup Jombang, Nur Hidayat Sekretaris PWNU Jatim juga menginginkan anak-anak NU menjaga nilai-nilai pesantren. Ini bisa menjadi titik awal keyakinan rekan-rekan, bahwa banyak jalan menuju kesuksesan. Belajarlah menjaga nilai pesantren untuk di elaborasi dengan dunia jurnalistik, ujar Hidayat.

Agenda yang dijadwalkan selama dua hari ini (Rabu-Kamis/24-25/12) dihadiri lebih 200 peserta delegasi pimpinan cabang IPNU-IPPNU se Jatim. Setiap cabang mendelegasikan minimal dua orang, tapi banyak juga yang mengutus sampai empat orang, tutur Ahmad Rosyid, Ketua PC IPNU Jombang.

Hadir pada kesempatan itu KH Taufiq Jalil, pembina IPNU-IPPNU Jombang, serta Idi Muzayyad dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang menjadi pembicara dalam stadium general sebelum diklat jurnalistik TV. (Romza/Abdullah)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/56597/songsong-era-digital-200-ipnu-jatim-dibekali-jurnalistik-televisi

Senin, 16 Desember 2013

Pesan-Pesan Gus Mus yang Patut Direnungkan

Santriwati Cantik - Di bawah ini adalah beberapa kumpulan quotes KH A. Mustofa Bisri (Gus Mus) yang dikumpulkan dari beberapa sumber tweet, ceramah maupun hasil obrolan dengan beberapa narasumber. Semua pesan-pesan Gus Mus patut direnungkan untuk kemudian direfleksikan dan dipraktikkan.

Quote Gus Mus

1. Kebenaran kita berkemungkinan salah, kesalahan orang lain berkemungkinan benar. Hanya kebenaran Tuhan yang benar-benar benar.

2. Kalau Anda boleh meyakini pendapat Anda, mengapa orang lain tidak boleh. Jangan banyak mencari banyak, carilah berkah. Banyak bisa didapat dengan hanya meminta. Tapi memberi akan mendatangkan banyak dan berkah.

Pesan-Pesan Gus Mus yang Patut Direnungkan - Santriwati Cantik
Pesan-Pesan Gus Mus yang Patut Direnungkan - Santriwati Cantik


Pesan-Pesan Gus Mus yang Patut Direnungkan

3. Tidak ada alasan untuk tak bersedekah kepada sesama. Karena sedekah tidak harus berupa harta. Bisa berupa ilmu, tenaga, bahkan senyum.

Santriwati Cantik

4. Apa yang kita makan, habis. Apa yang kita simpan, belum tentu kita nikmati. Apa yang kita infaqkan justru menjadi rejeki yang paling kita perlukan kelak.

5. Abadikan kebaikanmu dengan melupakannya.

Santriwati Cantik

6. Tawakkal mengiringi upaya. Doa menyertai usaha.

7. “Berkata baik atau diam” adalah pesan Nabi yang sederhana tapi sungguh penting dan berguna untuk diamalkan dan disosialisasikan.

8. Janganlah setan terang-terangan engkau laknati dan diam-diam engkau ikuti.

9. Mau mencari aib orang? Mulailah dari dirimu!

10. Hati yang bersih dan pikiran yang jernih adalah suatu anugerah yang sungguh istimewa. Berbahagialah mereka yang mendapatkannya.

11. Meski sudah tahu bahwa memakai kaca mata hitam pekat membuat dunia terlihat gelap, tetap saja banyak yang tak mau melepaskannya.

12. Awalilah usahamu dengan menyebut nama Tuhanmu dan sempurnakanlah dengan berdoa kepada-Nya.

13. Ada pertanyaan yang “tidak bertanya”; maka ada jawaban yang “tidak menjawab”. Begitu.

14. Sambutlah pagi dengan menyalami mentari, menyapa burung-burung, menyenyumi bunga-bunga, atau mendoakan kekasih.

15. Jangan awali harimu dengan melaknati langit.

16. Wajah terindahmu ialah saat engkau tersenyum. Dan senyum terindahmu ialah yang terpantul dari hatimu yang damai dan tulus.

Apa yang disampaikan Gus Mus di atas semoga menjadi manfaat buat kita semua, terutama untuk mengisi kekosongan suasana dakwah Islam yang hingga sekarang sering mengampanyekan radikalisme dan mengajak membuat permusuhan antar bangsa kian menggejala. [Santriwati Cantik]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/09/pesan-pesan-gus-mus-yang-patut-direnungkan.html

Sabtu, 08 Oktober 2011

KH Maimun Kecam Teror Thamrin Jakarta

Santriwati Cantik - KH. Maimun Zubair, Rembang, mengaku prihatin dengan terjadinya peristiwa pengeboman Sarinah, 14 Januari 2015, Jakarta. Menurutnya, ngebom itu menghancurkan nyawa. Padahal agama menghormati itu.

"Pengeboman itu mudah-mudahan bisa diusut tuntas, apa (motifnya) dan dari siapa. Kan sampai sekarang belum jelas pelakunya," ungkapnya saat menerima kunjungan Pj Bupati Rembang Suko Mardiono dan Kapolres AKBP Winarto di kompleks Pondok Pesantren al-Anwar, Sarang, Jumat (15/1) kemarin.

Kyai Maimun ini pun mengecam keras aksi teror tersebut, yang diduga dilakukan salah satu jaringan ISIS di Indonesia. Menurut kyai yang akrab disapa Mbah Mun ini, pembunuhan warga sipil dengan alasan apapun, tidak bisa dibenarkan. Apalagi mengatasnamakan agama.

KH Maimun Kecam Teror Thamrin Jakarta - Santriwati Cantik
KH Maimun Kecam Teror Thamrin Jakarta - Santriwati Cantik


KH Maimun Kecam Teror Thamrin Jakarta

Santriwati Cantik

"Kalau seumpama (pelakunya) dari kita, Naudzu Billah dan jangan sampai. Harus kita insafkan, dan perlu menyadarkan bangsa Indonesia ini bahwa walau kita berbeda tapi sama," tegasnya. Mbah Mun menegaskan, aksi para teroris telah menyalahi koridor lima prinsip ajaran Islam yang benar. Yakni menjaga akal, menjaga jiwa, menjaga keturunan, menjaga hak milik, dan menjaga kehormatan sesama manusia. Kelima prinsip ajaran tersebut, menurutnya, bisa ditemukan pada semua agama.

"Agama biar (dijalankan) masing-masing, perbedaannya hanya satu, yaitu dalam hal menyembah kepada tuhan. Tapi prinsip ajaran agama yang lima ini, tidak ada perbedaan," tegasnya.

Karena itu terkait aksi pengeboman oleh sekelompok oknum, menurutnya telah menciderai ajaran Islam. "Tidak boleh menghina sesama manusia, walaupun berbeda agamanya, apalagi sampai ngebom," ungkapnya. (Ab)

Santriwati Cantik

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/01/kh-maimun-kejam-teror-thamrin-jakarta.html

Rabu, 10 Agustus 2011

Panglima ISIS Indonesia Ini Dirikan Pusat Ruqyah Untuk Danai Operasinya

Santriwati Cantik - Foto di atas, yang berbaju batik adalah Ustad Adam Amrullah, salah satu panglima baru ISIS (Indonesia), di sebelah kanannya (jaket cokelat) adalah Ustadz Perdana Ahmad, salah satu mujahidin dalam perang Poso dan Ambon.

Mereka tergabung dalam Islamic State of Indonesia Syar'i (ISIS). Prinsip politiknya: Tauhid wal Jihad. Mereka menyatakan bahwa: 1. Presiden Thogut, 2. Panglima TNI Thogut, 3. Kapolri Thogut, 4. Pancasila Thogut, 5. Bendera Merah Putih Thogut.

Panglima ISIS Indonesia Ini Dirikan Pusat Ruqyah Untuk Danai Operasinya - Santriwati Cantik
Panglima ISIS Indonesia Ini Dirikan Pusat Ruqyah Untuk Danai Operasinya - Santriwati Cantik


Panglima ISIS Indonesia Ini Dirikan Pusat Ruqyah Untuk Danai Operasinya

Siapa Adam Amrullah?



Adam Amrullah yang tak lain adalah pengisi acara Ruqyah di salah satu stasiun televisi nasional menyebut dirinya sebagai panglima baru ISIS di Indonesia.

Santriwati Cantik

Amrullah menjelaskan kalau mereka adalah yang mendirikan pusat-pusat ruqyah sebagai sarana dakwah dan mendapatkan maisyah untuk ongkos jihad menegakkan syariat Islam di Indonesia serta untuk mengirim mujahidin ke wilayah konflik.

“Indonesia merupakan negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia, tetapi kita belum dapat menegakkan syariat Islam karena negara ini dipimpn oleh thagut, dari presiden sampai dengan gubernur, kapolri, panglima TNI, bupati, camat, kepala desa, bahkan juga ketua RT, tidak sedikit mujahid yang menjadi syahid karena laporan ketua RT atas keberadaan sahabat-sahabat kita,” tegas Amrullah.

Santriwati Cantik

“Namun, hal tersebut bukanlah menjadi pemupun semangat jihad kami, itu merupakan cambuk penyemangat. Setiap nyawa seorang polisi, tentara ataupun para pejabat pemerintah dari Ketua RT sampai dengan Presiden menjadi balasan surga di sisi Allah SWT. Janji Allah itu pasti, Allahu Akbar,” teriak Amrullah dengan penuh semangat. [Santriwati Cantik]

Atribut ISIS: Sang ustadz selfie bersama anggota ISIS Indonesia lainnya

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/07/panglima-isis-indonesia-ini-dirikan-pusat-ruqyah-untuk-danai-operasinya.html

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Santriwati Cantik sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Santriwati Cantik. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Santriwati Cantik dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock