Tampilkan postingan dengan label Warta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warta. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2016

Tak Tanggapi Stigma Bidah Demi Kerukunan Umat Islam

Jakarta, Santriwati Cantik. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengaku tak terlalu serius menanggapi stigma ahli bidah (mengada-ada dalam beribadah) yang diarahkan padanya maupun organisasi yang ia pimpin. Hal itu dilakukannya demi menjaga kerukunan di antara sesama umat Islam di Indonesia.

Dicap bidah-lah, dianggap kurang Islam-lah, saya biarkan aja. Kalau ditanggapi, saya khawatir jadi konflik nantinya. Kalau sudah konflik, meluas, dan akhirnya Islam mudah dipecah-belah, ujar Hasyim kepada wartawan usai menerima kunjungan Duta Besar Swiss untuk Indonesia Bernardino Regazzoni di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa (9/1) kemarin.

Presiden World Conference on Religion and Peace (WCRP) itu mengaku, hal yang dilakukannya didasari atas pertengkaran umat Islam di Timur Tengah yang hingga saat ini tak kunjung mereda. Meski sadar bahwa pertengkaran tersebut bukanlah didasari persoalan agamamelainkan konflik politik, menurutnya, hal itu cukup menjadi bukti bahwa umat Islam mudah sekali diadu-domba.

Tak Tanggapi Stigma Bidah Demi Kerukunan Umat Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Tak Tanggapi Stigma Bidah Demi Kerukunan Umat Islam (Sumber Gambar : Nu Online)


Tak Tanggapi Stigma Bidah Demi Kerukunan Umat Islam

Ketika umat Islam berhasil diadu-domba, maka, lanjut Hasyim, kondisi tersebut berarti membuka peluang bagi pihak luar untuk memanfaatkan Islam. Hal itulah, katanya, yang sedang terjadi pada umat Islam di Irak, terutama pasca eksekusi mati mantan Presiden Irak Saddam Hussein.

Video eksekusi Saddam terus ditayangkan. Saya yakin, maksudnya itu supaya orang Sunni marah dan berkelahi dengan Syiah. Sementara sekarang kepemimpinan Irak dipegang Syiah. Nah, saat mereka berkelahi, Amerika Serikat masuk ngambil minyak, urai Hasyim yang juga Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars.

Hal yang sama juga ia lakukan ketika sejumlah aset milik warga nahdliyin (sebutan untuk warga NU) seperti masjid dan madrasah diambil-alih oleh kelompok Islam garis keras. Ia yakin, jika ditanggapi apalagi dengan kekerasan, maka akan tumbuh benih-benih perpecahan di antara umat Islam.

Santriwati Cantik

Biarkan saja. Saya tidak mungkin nyuruh warga NU marah dan mengambil lagi masjid atau madrasahnya. Saya yakin, masyarakat sendiri yang nanti akan menentukan sikap. Kalau nggak diadili langsung oleh masyarakat, ya, masjidnya ditinggalin jamaah, ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur itu.

Ditambahkan Hasyim, meski umat Islam di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia relatif tenang. Namun, bukan tidak mungkin ketenangan itu akan diusik, seperti halnya di Timur Tengah. Jangan sampai hal itu (konflik: Red) terjadi di Asia Tenggara, juga di Indonesia. Kuncinya jangan sampai tercerai berai, imbaunya.

Santriwati Cantik

Untuk kepentingan itu, Hasyim akan mengusahakan pertemuan rutin para pemimpin organisasi kemasyarakat (ormas) Islam di Indonesia, tak terkecuali ormas Islam yang tergolong garis keras. Saya ingin tokoh-tokoh Islam Indonesia kumpul, minimal tiga bulan sekali di sini (PBNU). Ya, sekedar silaturrahim aja. Biar kita bisa berkomunikasi dan saling terbuka, harapnya. (rif)

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/5811/tak-tanggapi-stigma-bid039ah-demi-kerukunan-umat-islam

Santriwati Cantik

Jumat, 06 Agustus 2010

PBNU: Hentikan Pengiriman TKW Ke Arab Saudi

Muara Teweh, Santriwati Cantik

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj meminta kepada pemerintah untuk menghentikan pengiriman tenaga kerja wanita ke Arab Saudi. "Sikap NU untuk meminta dihentikan pengiriman tenaga kerja wanita (TKW) ini merupakan solusi terbaik dan strategis agar martabat bangsa tidak direndahkan, kecuali tenaga kerja pria," kata Said Aqil Siradj kepada wartawan disela tablig akbar di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Senin malam (27/6).

Menurut Said Aqil, penghentian pengiriman TKW ke negara tersebut sudah pernah dia sampaikan, sejak tahun 1985 kepada Menteri Tenaga Kerja RI saat masih dijabat Soedomo dan Kedubes RI untuk Arab Saudi Akhmad Tjipto Soediro.

PBNU: Hentikan Pengiriman TKW Ke Arab Saudi (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU: Hentikan Pengiriman TKW Ke Arab Saudi (Sumber Gambar : Nu Online)


PBNU: Hentikan Pengiriman TKW Ke Arab Saudi

Permintaan ini, kata dia, karena di negeri tersebut tidak ada Ormas, LSM dan lainnya yang bisa mengungkapkan apakah orang itu benar-benar bersalah hingga berlakunya hukum qisos. Orang Arab dalam melakukan hukuman sangat tertutup serta dalam masalah hukuman pancung siapapun tidak ada yang bisa membela kecuali ahli waris.

Santriwati Cantik

"Raja Faisal saja ditembak mati oleh keponakannya, hingga akhirnya keponakannya itu dihukum pancung. Walaupun orang tuanya sudah meminta maaf," kata Said.

Kunjungan Said Agil ke Muara Teweh Kabupaten Barito Utara ini dalam rangka Hari Lahir (Harlah) NU ke-85 tingkat kabupaten yang didampingi Rois Syuriyah PB NU Arthani Hasbi dan Roi Syuriah PWNU Kalteng KH Anwar Isya serta Sekretaris umum PWNU Kalteng H Wahyudi F Dirun.

Santriwati Cantik

Pada peringatan harlah itu digelar tablig akbar dengan pembicara Said Agil pada Senin (27/6) malam yang dihadiri Bupati Barito Utara, Achmad Yuliansyah di halaman Masjid Raya Siraotal Mustaqim Muara Teweh.

Redaktur : Syaifullah Amin

Sumber : Antara

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/32744/pbnu-hentikan-pengiriman-tkw-ke-arab-saudi

Minggu, 07 Maret 2010

Haji Mabrur Bukan Urusan Kita

Mekkah, Santriwati Cantik. Naib Amirul Haj, KH Hasyim Muzadi, menilai kemabruran seorang jamaah haji hanya bisa diputuskan oleh Allah SWT, dan bukan manusia, apalagi harus dimasukan ke dalam undang-undang.

"Kemabruran itu hak Allah. Manusia hanya berupaya memenuhi syarat-syarat haji agar mendapatkan hajinya diterima Allah dan menjadi mabrur. Itu hak Allah bukan hak manusia," kata Hasyim di Makkah, Selasa (25/10).

Haji Mabrur Bukan Urusan Kita (Sumber Gambar : Nu Online)
Haji Mabrur Bukan Urusan Kita (Sumber Gambar : Nu Online)


Haji Mabrur Bukan Urusan Kita

Dalam pembacaan kesimpulan pertemuan tim pengawas haji DPR gelombang I yang dibacakan Wakil Ketua Komisi VIII, Ahmad Zainuddin, terungkap rencana DPR untuk membuat standar kemabruran haji. Standar ini kemudian akan dimasukkan ke dalam revisi Undang-Undang (UU) Nomor 13 tahun 2008 pelaksanaan haji.

Dikatakan Hasyim yang juga Rais Syuriyah PBNU, jika DPR berkeinginan membantu kemabruran haji seseorang, lebih baik menamakannya syarat-syarat haji saja.

Santriwati Cantik

"Jangan yang menyangkut urusan transendental. DPR itu mau nyaingi Tuhan apa gimana?," katanya.

Santriwati Cantik

Ditegaskannya, yang menentukan kemamburan haji adalah Allah, jadi manusia hanya berkewajiban memenuhi syarat, rukun, dan wajibnya haji. Serta menghindari larangannya.

"Setelah berupaya, semoga Allah menjadikan kita sebagai haji yang mabrur," ujarnya.

Jadi, menurutnya jangan sampai salah kaprah menentukan standar kemabruran haji."Tidak boleh membuat istilah kemabruran haji itu, nanti Kementerian Agama mengeluarkan sertifikat mabrur lagi," tegasnya.

DPR selain mewacanakan kemabruran haji juga merencanakan penghentian jamaah haji risti (risiko tinggi), dalam upaya menekan angka kematian.

Standar kemabruran haji ini akan dimasukkan ke dalam revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Haji.

Anggota Komisi VIII, Ali Maschan Musa, saat ditanya wartawan perihal wacana ini mengatakan, standar kemamburan haji di antaranya adalah perubahan perilaku jamaah haji usai pulang dari Tanah Suci.

"Ya, seperti yang diajarkan Kanjeng Rasul lah," ungkap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Rencananya, revisi UU Nomor 13 ini akan dibahas mulai Januari 2013. Tak hanya wacana kemabruran haji, wacana penyetopan jamaah risti juga akan dibahas di dalam revisi UU ini. Selain itu juga akan dimasukkan hasil evaluasi untuk penyelenggaraan haji 2012.

Redaktur : Hamzah Sahal

Sumber : Antara

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/34474/haji-mabrur-bukan-urusan-kita

Sabtu, 26 Januari 2008

Fatayat tak Setuju Kontes Kecantikan yang Tonjolkan Kriteria Fisik

Jakarta, Santriwati Cantik. Berbagai kontes kecantikan yang belakangan ini marak dan keikutsertaan pemenang putri Indonesia Artika Sari Devi dalam lomba miss universe tahun ini yang dilaksanakan di Bangkok Thailand yang mewajibkan membuka aurat tak disetujui Fatayat NU.

Ketua Umum Fatayat Maria Ulfa Anshori berpendapat bahwa dalam hal ini perlu dilihat dari sisi manfaat dan mudharatnya. Kalau dilihat dari sisi proses seleksi yang harus menggunakan pakaian renang dan termasuk pengukuran-pengukuran fisik dianggapnya tak sesuai dan seharusnya yang dinilai adalah kecakapannya, perilakunya, atau kecerdasannya.

Yang namanya ukuran cantik kan sangat subyektif, orang bisa terdiskriminasi, dan ukurannya selalu yang kulit putih sehingga pada akhirnya tanpa disadari ada rasisme juga. Kalau ukuran cantik harus fisik, sangat naf sekali padahal banyak sekali aspek yang layak dinilai tandasnya kepada Santriwati Cantik (20/5).

Dinilainya bahwa berbagai kontes semacam ini hanyalah bagian dari industri hiburan untuk kepentingan kapitasme dan pemilik modal. Dicontohkannya bahwa perempuan di televisi selalu berperan sebagai obyek, bukan subyek yang menentukan.

Fatayat tak Setuju Kontes Kecantikan yang Tonjolkan Kriteria Fisik (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat tak Setuju Kontes Kecantikan yang Tonjolkan Kriteria Fisik (Sumber Gambar : Nu Online)


Fatayat tak Setuju Kontes Kecantikan yang Tonjolkan Kriteria Fisik

Mengapa iklan oli Top 1 menggunakan model perampuan, mengapa iklan mobil harus menonjolkan paha perempuan, apa hubungannya. Seharusnya kan yang ditonjolkan mesinnya yang kuat atau aspek lainnya yang berkaitan langsung, imbuhnya.

Dalam hal ini yang namanya perempuan hanya sebagai konsumen dan obyek. Perempuan diekploitasi untuk perempuan. Iklan sebagai bentuk kapitalsime dan menuruti apa kata pasar dan mendorong orang untuk menjadi konsumtif. Menurutnya hal ini perlu diimbangi dengan penyadaran masyarakat agar tak termakan oleh iklan dan hal ini harus dimulai dari diri sendiri.

Para gadis berebutan untuk bisa memenangkan kontes kecantikan dengan harapan hal ini bisa meningkatkan karirnya. Setelah menang mereka akan dikontrak untuk menjadi model iklan tertentu, menjadi bintang sinetron atau peran-peran dalam industri hiburan lainnya.(mkf)

Santriwati Cantik

Santriwati Cantik

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/3059/fatayat-tak-setuju-kontes-kecantikan-yang-tonjolkan-kriteria-fisik

Santriwati Cantik

Jumat, 08 Desember 2006

PM Palestina Bentuk Komisi Untuk Selidiki Penyebab Wafatnya Arafat

Ramallah, Santriwati Cantik. Perdana Menteri Palestina Ahmed Qorei Rabu membentuk komisi khusus untuk menyelidiki penyebab kematian Yasser Arafat saat sejumlah pejabat akan menuju Paris untuk mencari jawaban dari dokter Perancis.

Setelah memimpin pertemuan dewan keamanan nasionalnya, Qorei mengungkapkan ia telah memerintahkan pembentukan komisi, yang mencakup wakil dari kementerian kesehatan dan kementerian dalam negeri dan juga dinas intelijen.

"Komisi itu diminta untuk menjalin hubungan dengan perorangan dan kelompok yang dapat menyumbang (informasi) yang ditujukan untuk mengklarifikasi kemenduaan yang mengelilingi kematian Presiden Arafat dan juga mengingat banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh rakyat Palestina," kata sebuah pernyataan dari kantornya.

PM Palestina Bentuk Komisi Untuk Selidiki Penyebab Wafatnya Arafat (Sumber Gambar : Nu Online)
PM Palestina Bentuk Komisi Untuk Selidiki Penyebab Wafatnya Arafat (Sumber Gambar : Nu Online)


PM Palestina Bentuk Komisi Untuk Selidiki Penyebab Wafatnya Arafat

Arafat meninggal di sebuah rumah sakit militer Perancis Kamis lalu pada usia 75 tahun setelah penyakitnya memburuk sehingga koma. Dunia Arab menyuarakan kembali dugaan bahwa ia diracun, dengan banyak teori konspirasi yang menunjukkan tangan ke Israel.

Hingga kini, para pejabat Perancis mengatakan bahwa catatan medis Arafat hanya dapat diberikan pada "pihak-pihak yang memenuhi syarat", seperti keluarganya.

Bekas penasehat senior Arafat, Nabil Abu Rudeina, juga mengungkapkan bahwa satu delegasi khusus akan menuju Perancis dalam beberapa hari mendatang ini.

"Satu delegasi Palestina akan ke Perancis untuk meminta pemerintah Perancis menyerahkan laporan medis menyangkut penyebab sebenarnya kematian Arafat," kata Abu Rudeina di Ramallah.

Santriwati Cantik

Abu Rudeina tidak memberi rincian tepatnya tentang susunan delegasi atau jadwal waktunya, tapi menambahkan bahwa delegasi itu akan berangkat ke Perancis "secepatnya".(ant/mkf)

Santriwati Cantik

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/2377/pm-palestina-bentuk-komisi-untuk-selidiki-penyebab-wafatnya-arafat

Santriwati Cantik

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Santriwati Cantik sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Santriwati Cantik. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Santriwati Cantik dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock